Info Seputar Sukabumi

Tampilkan postingan dengan label ruang terbuka publik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ruang terbuka publik. Tampilkan semua postingan

Senin, 04 Agustus 2008




gambar foto udara Alun-alun dan Masjid Agung Kota Sukabumi dan sekitarnya

klik gambar untuk memperbesar


Alun-alun Kota Sukabumi adalah salah satu tempat yang dibangun sebagai cikal bakal awal terbentuk dan berkembangnya kota. Alun-alun ini juga digunakan sebagai patokan titik nol kilometer bagi kota Sukabumi terhadap kota lain.

Seperti halnya kota-kota lainnya di Pulau Jawa, tata ruang kotanya sudah pasti menyediakan ruang terbuka di salah sisi jalan utama. Ruang terbuka ini sebagai vocal point, atau bia disebut point of interest atawa penanda utama sebuah kota. Maka di sekeliling dibangunlah beberapa fasilitas publik yang penting. Untuk kota Sukabumi, dibangunlah Masjid Agung di sebelah barat alun-alun, Pendopo Kabupaten di sisi selatan, dan kantor penegak hukum (Kepolisian dan Kejaksaan) di sebelah timur. Untuk kota lain bisa berbeda, namun kesamaannya adalah letak Masjid Agung yang selalu di sebelah barat alun-alun, supaya sewaktu dilakukan ibadah besar, alun-alun dapat menampung luberan umat dari dalam Masjid.

Sebagaimana ruang terbuka lainnya, alun-alun mempunyai banyak fungsi yang lain, antara lain sebagai tempat bersosialisasi warga kota, berolahraga, paru-paru kota yang ditubuhi banyak tanaman, bahkan dapat digunakan pula sebagai tempat demonstrasi.

Pada awalnya, antara bangunan Masjid Agung dan alun-alun terdapat jalan yang melewati depan Masjid. Namun karena kebutuhan ruang untuk menampung umat yang semakin bertambah, maka jalan itu diubah menjadi bagian dari perluasan Masjid, dan alun-alun seolah menjadi pekarangannya. Saat ini alun-alun sudah menyusut ukurannya dari sebelumnya. Selain digunakan sebagai pelebaran jalan maupun di sekelilingnya maupu sebagai areal parkir kendaraan. Sudah saatnya perlu dilakukan usaha pembatasan usaha pemanfaatan alun-alun yang berpotensi menyebabkan alun-alun kehilangan fungsi vitalnya dan ciriu khas utama bagi kota Sukabumi. Menjadi sebuah kepedulian bagi kita semua bagi kelestarian alun-alun.




gambar foto udara Lapangan Merdeka Sukabumi dan sekitarnya

klik gambar untuk memperbesar


Siapa yang tak kenal dengan Lapangan Merdeka? Bagi warga Sukabumi tentu tak asing lagi dengan lapangan ini. Sebagian pasti sudah dengan sengaja mengunjungi lapangan ini, atau hanya sekedar lewat saja.

Lapangan Merdeka sebagai salah satu ruang terbuka public di kota Sukabumi memang popular dan akrab bagi warga kota. Di mana di tempat inilah berbagai aktivitas warga dilakuakn, baik yang resmi maupun tidak, terencana maupun insidentil, kolektif maupun individual. Segala aktivitas yang memerlukan ruang dan udara terbuka banyak dilakukan di lapangan ini.

Selain digunakan sebagai tempat upacara dan acara-acara resmi oleh pemerintah maupun pihak sekolah, lapangan ini juga digunakan sebagai tempat kegiatan umum seperti pameran dan pertunjukkan seni. Namun, lapangan ini lebih sering digunakan warga sebagai tempat berolahraga dan bersosialisasi. Selain lapangan terbuka, juga terdapat lintasan lari sepanjang sekitar 400 meter yang mengelilingi lapangan, kemudian terdapat lapangan basket, voli dan bulu tangkis. Lapangan ini terpadu dengan gelanggang olahraga tertutup yanbg terletak di sudut barat daya lapangan, pendopo sebagai tempat acara resmi di sebelah barat dan lapangan olah raga di sebelah barat laut lapangan.

Pintu masuk utama lapangan ini terletak di sebelah di timur yang menghadap ke Jalan Perintis Kemerdekaan. Dan ada beberapa pintu dan jalan lain yang menghubungkan ke Jalan Veteran di sebelah utara dan dengan Alun-alun di sebelah selatan.

Karena terletak di pusat kota, lapangan ini tak pernah sepi dari aktivitas penduduk. Di hari-hari biasa saat cuaca baik, aktivitas olahraga warga kota dimulai sejak fajar menyingsing sepanjang hari sampai menjelang maghrib di petang hari. Puncaknya adalah pada hari Minggu, ketika warga yang datang bisa berlipat kali mencapai jumlah ribuan orang. Hal itu menarik pedagang untuk menggelar dagangannya, mulai dari makanan sampai tanaman hias.

Sebagai warga Kota Sukabumi, kita patut bersyukur mempunyai ruang terbuka publik yang cukup representatif selain alun-alun. Tak banyak kota seperti Sukabumi yang mempunyai ruang terbuka lebih dari satu, yang lazimnya hanya terdapat berupa alun-alun saja. Sebagai bentuk syukur kita, mari kita turut menjaga lapangan Merdeka supaya tetap bersih dan rapi, sehingga nantinya anak cucu kita pun bisa berolah raga di situ.